Nataijul Taqwa (Buah Ketakwaan)

Sinopsis

Ibadah menghasilkan takwa. Orang bertakwa akan menghasilkan izzah (harga diri). Takwa akan melahirkan rahmat, furqan, berkah, jalan keluar, rizki, dan kemudahan. Kesemuanya ini merupakan kebaikan di dunia. Sedangkan kebaikan di akhirat yang akan diperoleh orang yang bertakwa adalah dihapuskan kesalahannya serta diberi ampunan dan pahala yang besar.

Allah menyebutkan bahwa orang yang bertakwa adalah orang yang diberikan kemuliaan di sisi Allah (Q. 49: 13). Kemuliaan bukan terletak kepada jenis kelamin lelaki atau perempuan, kehebatan suku bangsa dan warna kulit tetapi berdasarkan ketakwaannya. Mereka yang bertakwa adalah orang yang senantiasa beribadah dengan baik. Mereka beribadah dengan rasa cinta, penuh harapan kepada Allah, adanya takut terhadap azab yang akan menimpanya, berbuat ihsan dalam beribadah, khusyu dalam pelaksanaannya, dan penuh dengan doa. Ibadah demikian yang menghasilkan takwa dan takwa akan diberikan hanyak pahala dan bantuan dari Allah SWT Allah menyatakan dalam Al Quran bahwa bekal hidup manusia adalah takwa.

Dengan takwa semua permasalahan dapat diselesaikan. Ketika muslim berhaji, Allah menyebutkan takwa sebagai bekal bukan materi. Takwa lebih berharga dibandingkan mater!, karena materi tidak dapat menyelamatkan jiwa seseorang. Yang dapat menyelamatkan dan membantu kita adalah takwa yang dimiliki muslim. Beberapa konsekuensi takwa adalah diberinya jalan keluar kalau ada masalah clan diberikannya kemudahan.

1. At Takwa (Takwa)

·        Ar Rahmah (Rahmat)

·        Al Furqon (Pembeda)

·        Al Barokat (Berkah)

·        Al Makhroj (Jalan Keluar)

·        Ar Rizku (Rizki)

·       Al Yusru (Kemudahan)

·          Takfiru Sayiat (Dihapuskan Kesalahan)

·       Al Gufron (Ampunan)

·          Ta'dimul Ajar (Pahala Yang Besar)

A. Ar Rahmah (Rahmat)

Mereka yang bertakwa akan memperoleh rahmat dari Allah SWT Rahmat atau kasih sayang dari Allah sebagai wujud dari balasan bagi orang yang beribadah secara serius. lbadah kepada Allah dengan dasar cinta maka Allah balas dengan kasih sayang dan kecintaan pula. Sehingga Allah ridha kepada hambanya dan juga hambanya ridha kepada Allah.

Dalil

Q. 98: 8. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepadaNya. Yang demikian itu adalah balasan bagi orang yang takut kepada Tuhannya.

Q. 2:218. Sesungguhnya orang-orang yang beriman orang­orang yang berhijrah dan orang-orang yang berjihad di jalan Allah mereka itu mengharapkan rahmat Allah dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

B. Al Furqon (Pembeda)

Dengan takwa maka Allah SWT akan memberikan kita furqan yaitu pembeda yang hak dan batil. Bagi orang yang bertakwa diperlihatkan kepadanya apa yang perlu diikuti dan apa yang tidak perlu diikuti.

Sikap furqan adalah sikap yang muncul dari orang yang bertakwa. Dengan furqan, manusia mempunyai sensitifitas terhadap nilai yang ada disekitarnya sehingga dapat memutuskan dan membedakan antara yang haq dan yang batil.

Dalil

Q. 8:29. Hai orang-orang yang beriman jika kamu bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqan dan menghapuskan segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.

C. Al Barokat (Berkah)

Berkah akan diturunkan oleh Allah kepada mereka yang beriman dan bertakwa. Dengan berkah ini hidup akan bermanfaat dan tidak sia-sia. Apabila seseorang mempunyai uang, maka uang itu bermanfaat dan berfaedah bagi kehidupannya serta menjadikan hidupnya tenang dan tenteruu. Demikian pula dengan kendaraan yang berkah, rumah yang bcrkah, dan semua yang berkah akar menjadikan hidup kita damai.

Berkah selalu dicari bagi orang yang beriman. Tidak adE gunanya harta yang banyak apabila tidak memperolel­berkah dari Allah. Harta yang tidak berkah apabila dimakar akan membawa keburukan bagi badan dan tidak berfaedal bagi mereka yang menggunakan bahkan membuat hat gelisah dan tidak tenang.

Dalil

Q. 7:96. Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan ayat-ayat kami itu maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

D. Al Makhroj (Jalan Keluar)

Jalan keluar (Makhroja) adalah kenikmatan yang diberikan Allah kepada orang-orang yang bertakwa. Kesulitan yang dihadapi akan dapat diatasi dengan petunjuk dari Allah SWT Kemudahan ini sangat dirasakan apabila kita bertakwa, bersungguh-sungguh, dan bertawakal.

Berbahagialah orang yang bertakwa kepada Allah karena Allah akan senantiasa memberikan jalan keluar bagi segala urusan kita yang tak terselesaikan. Begitu banyak jalan­jalan (subula) yang akan diberikan apabila kita bersunggulh melaksanakannya dan didasari oleh ketakwaan.

Dalil

Q. 65:2... Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.

Q. 29: 69. Dan orang-orang yang berjihad untuk mencari keridhaan Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benarbenar beserta orang-orang yang berbuat baik.

E. Ar Rizku (Rezeki)

Rezeki yang halal dan dirasakan nikmatnya adalah balasan bagi mereka yang bertakwa. Sedikit ataupun banyak rezki yang diperolehnya, tidak akan menjadi fitnah. Banyaknya uang sebagai rezeki dari Allah SWT akan membuat kita bersyukur. Bila memperoleh rezeki sedikit kita bersabar. Keadaan inilah yang dapat membahagiakan orang-orang yang bertakwa.

Rezeki dari Allah akan didatangkan dari arah yang tidak diduga-duga. Hanya Allah saja yang akan memberikan rezki ini. Mungkin banyak manusia yang mendapatkan harta kckayaan tetapi mereka tidak bertakwa, maka yang diperolehnya bukanlah rezki. Rezki adalah harta yang dapat dinikmati dan dirasakannya. Apabila harta begitu banyak dan tidak dinikmati maka harta tersebut bukan rezki baginya. Orang yang bertakwa walaupun mempunyai harta sedikit tapi baginya harta tersebut rezki karena disyukuri dan dinikmati.

Dalil

Q. 65:3. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan meneukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dike hendakinya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

E. Al Yusru (Kemudahan)

Kenudahan-kemudahan akan dinampakkan oleh Allah sehingga tidak ada satupun permasalahan yang berarti bagi orang yang bertakwa. Dengan takwa, Allah SWT memberikan kemudahan secara langsung ataupun tidak ­ langsung melalui ketenangan jiwa dan kedamaian Islam yang dirasakannya.

Kemudahan dari kesulitan di antaranya Allah selesaikan secara cepat semua urusan. Kemudahan tidak saja dalarn bentuk fisik dengan selesainya urusan tetapi dalam bentuk batin yaitu adanya ketenangan jiwa.

Dalil

Q. 94:6. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

Q. 65:4....Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Allah akan menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.

G. Takfiru Sayiat (Dihapuskan Kesalahan)

Orang yang beriman dan bertakwa, juga sebagai manusia yang tidak luput dari berbagai kesalahan. Akan tetapi bagi mereka yang beriman dan bertakwa, dihapuskan segala kesalahan yang dilakukannya. Mereka yang tidak beriman dan bertakwa, dosa-dosa mereka akan menumpuk dan menutupi hati mereka, sehingga hatinya bagaikan batu dan tidak mau menerima hidayah Allah. Selain menghapuskan kesalahan, Allah juga akan menutupi kesalahan-kesalahan bagi orang yang bertakwa.

Dalil

Q.65:5. Itulah perintah Allah yang diturunkanNya kepada kamu dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menutupi kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya.

Q.8:29. Hai orang-orang yang beriman jika kamu bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqan dan menghapuskan segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.

H. Al Gufron (Ampunan)

Orang yang bertakwa se lain dihapuskan dosanya juga diampuni dosa-dosanya. Orang yang bertakwa tidak luput dari dosa, namun dosa mereka segera diampuni oleh Allah. Orang yang berdosa senantiasa beristigfar meminta ampun dan berd.oa agar Allah memberikan pertolongan kepadanya.

Dalil

Q.65:5. Itulah perintah Allah yang diturunkanNya kepada kamu dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menutupi kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya.

Q. 8:29. Hai orang-orang yang beriman jika kamu bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan kepadamu turgan dan menghapuskan segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.

I. Takdzimu Al Ajra (Pahala Yang Besar)

Tidak cukup dihapuskan kesalahan dan diampuni dosanya, Allah akan memberikan pahala yang berlipat ganda terhadap orang yang bertaqwa. Berbahagialah orang yang bertakwa, dengan takwa juga sebagai bekal kehidupan di dunia.

Dalil

Q.65:5. Itulah perintah Allah yang diturunkanNya kepada kamu dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menutupi kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya.

2. Fid Dunya Hasanah (Kebaikan Di Dunia)

Keberkahan, rezeki, jalan keluar dari masalah, serta kemudahan adalah kebaikan dan kenikmatan dunia yang dirasakan oleh orang heriman dan bertakwa.

Hidup di dunia yang hanya sebentar perlu disiapkan untuk kehidupan di akhirat. Walaupun hidup di dunia sebentar dibandingkan kehidupan di dunia, kita perlu juga mencapai kebahagiaan di dunia. Banyak hal yang melupakan kebaikan di dunia yang Allah berikan kepada orang yang bertakwa di antaranya adalah rezki.

Dalil

Q. 2:200. Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu maka berzikikirlah dengan menyebut Allah sebagaimana kamu menyebut-nyebut nenek moyangmu atau bahkan berzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang berdoa ya Tuhan kami berilah kami kebaikan di dunia dan tiadalah baginya bagian yang menyenangkan di akherat.

Q. 2:201. Dan di antara mereka ada orang yang mendoa ya Tuhan kami berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akherat dan peliharalah kami dari siksa neraka.

3. Fit Akhiroti Hasanah (Kebaikan Di Akhirat)

Ganjaran yang akan dirasakan oleh orang bertakwa selain kebaikan yang sudah dirasakan di dunia adalah Allah akan menghapus dan mengampuni dosa-dosa yang dilakukannya. Ia pun akan diberikan ganjaran dengan pahala yang besar.

Kehidupan di dunia adalah abadi dan kekal, sedangkan di dunia sebentar. Kehidupan di dunia perlu disiapkan untuk mencapai kehidupan di akhirat (Q. 28: 77). Di antara kebaikan di akhirat adalah dihapuskan kesalahannya dan mendapatkan ampunan dari Allah serta pahala yang besar.

Dalil

Q.65:5. Itulah perintah Allah yang diturunkanNya kepada k~imu dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menutupi kcsalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya.

Q. 2:201. Dan di antara mereka ada orang yang mendoa ya Tuhan kami berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan Eli ,akherat dan peliharalah kami dari siksa neraka.

Q. 28: 77. Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari kenikmatan dunia dan berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan.

4. Al Izzah (Harga Diri)

Hanya Allah, Rasul dan orang yang beriman yang mendapatkan harga diri atau kekuatan. Di dunia dengan berbagai kebaikan dunia di antaranya adalah Allah melindungi orang yang bertakwa, Allah membantu dan menolong orang yang bertakwa dan juga akan mengakibatkan orang bertakwa mempunyai kemuliaan atau harga diri.

Tidak ada gunanya harta kekayaan dan status yang tinggi, ,lhabila tidak mendapatkan harga diri dan kehormatan. Manusia akan melihat kehormatan dan harga diri dibandingkan orang yang kaya tetapi tidak mempunyai harga diri. Begitu juga tidak ada artinya bagi status yang tinggi tetapi tidak dihargai oleh masyarakatnya. Kehormatan ini hanya ada pada orang yang bertakwa karena tingkah laku dan kehidupannya.

Dalil

Q. 63: 8. Mereka berkata sesungguhnya jika kita telah kembali ke Madinah bener-benar orang yang kuat akan mengusir orang yang lemah daripadanya. Padahal kekuatan (harga diri) itu hanyalah bagi Allah, bagi rasulNya dan bagi orang-orang mukmin, tetapi orang-orang munafik itu tiada mengetahui.

Q. 49: 13. Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi maha Mengenal.

Ringkasan Dalil

·        Hasil-hasil takwa

·        Furqon (Q. 8:29)

·       Berkat (Q. 7:96)

·         Jalan keluar (Q. 65:2)

·        Rizki (Q. 65:3)

·        Kemudahan (Q. 65:5)

·        Kesemuanya ini merupakan kebaikan di dunia (Q. 2:200)

·        Dihapuskan kesalahan (Q. 65:5)

·         Ampunan (Q. 65:5)

·         Pahala yang besar (Q. 65:5)

 

Comments

Popular posts from this blog

Risalah Nizhamul Usrah

Risalah Al-Ma’tsurat (Al-Ma'tsurat wa Ad'iyah)

Kaidah Dakwah ke-1: Da’wah kepada Allah adalah jalan keselamatan di dunia dan akherat