Posts

Showing posts from August, 2018

Kaidah Dakwah ke-20: Melawan Maksud dan Tujuan Al-Qur’an Lebih Berbahaya Daripada Meninggalkannya

Allah menurunkan Al-Qur’an sebagai kitab suci penuh petunjuk yang menghidupkan jiwa-jiwa yang mati dan gersang, mengatur semua lini kehidupan, mengajak manusia menuju jalan yang lurus, dan mewujudkan kesenangan dunia serta akhirat. Peran seperti ini sudah dibuktikan kepada para sahabat, tabi’in, dan tabitu tabi’in, yang merupakan gerakan perubahan paling mencengangkan yang pernah disaksikan oleh sejarah. Orang-orang mungkin bertanya, tapi kenapa peran Al-Qur’an seperti itu tidak terwujud di kehidupan manusia sekarang ?. Bukankah Al-Qur’an yang sekarang merupakan kitab suci yang dulunya juga pernah diturunkan kepada nabi Muhammad ?. Bukankah Al-Qur’an sekarang merupakan rentetan surat, ayat dan huruf-hurufnya yang dahulu ?. Ya, dia adalah kitab suci yang dijaga oleh Allah dari perubahan dan penyelewengan. Kitab itulah dokumentasi yang paling otentik yang pernah disaksikan dalam sejarah manusia. Tapi ternyata persoalannya bukan terletak pada Al-Qur’an, karena yang sebenarnya terjadi ada...

Kaidah Dakwah ke-19: Amar Makruf Nahi Mungkar Salah Satu Kewajiban Umat

Amar makruf nah mungkar merupakan karakteristik utama umat Islam dan merupakan tanda kebaikan umat ini. Allah swt berfirman dalam surat Ali Imran ayat 110, “ Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah .” Untuk merealisasikan kualitas unggulan ini maka Al-Qur’an memberi statemen dalam surah Ali Imran ayat 104, “ Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar .” Amar makruf nahi mungkar merupakan petunjuk akan hidupnya keimanan seorang dalam hati, serta bukti yang jelas akan adanya keterkaitan yang nyata antara seorang muslim penyeru kebaikan dengan agamanya. Amar makruf nahi mungkar merupakan bukti nyata bahwa seseorang serius dan komitmen terhadap agamanya. A.     Amar makruf nahi mungkar secara terminology dan epistomologi Makruf (kebaikan) secara Bahasa adalah apa yang d...

Kaidah Dakwah ke-18: Antara Pemahaman yang Mendominasi Umat dan Pemahaman yang Seharusnya

Banyak kaum muslim yang tidak memahami Al Qur’an. Krisis seperti ini jauh lebih berbahaya dan lebih kronis dibanding perlawanan dari musuh-musuh mereka. Sebab, pemahaman yang salah telah melahirkan sejumlah firqah yang mencerai-beraikan Islam dan persatuannya.  Pada kaidah ke-18 ini kami akan membahas tentang pemahaman yang mendominasi umat dengan pemahaman yang seharusnya. Apa yang berkembang dan mencuat di tengah umat saat ini adalah cara berfikir yang egois, individual, dan bertopeng kedok pragmatis. Hal ini sangat membahayakan diri dan komunitasnya, di mana kita melihat masyarakat yang selalu disibukkan oleh kepemilikan pribadi mereka, dan mereka merasa geram ketika muncul sebuah proyek yang mengedepankan kemashalatan Bersama. Lantas dakwah pun jatuh kepada persoalan-persoalan yang berhubungan dengan individu saja atau pemahaman yang lebih sempit lagi. Alasan mereka bersandar pada ayat 105  surah Al-Maidah, “ Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu, tiadalah...