Posts

Iman Kepada Qadha dan Qadar Allah

Beriman kepada Qadha dan Qadar Allah Beriman kepada qadar adalah salah satu rukun akidah Islam, dan ia merupakan rukun iman yang keenam. Maka barangsiapa yang kufur terhadap qadar, ia telah keluar dari agama Allah 'Azza wa Jalla. Telah berlalu hadis Umar r.a. dari Rasulullah ﷺ bahwasanya beliau bersabda ketika Jibril bertanya kepada beliau tentang iman: "...Kamu beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan kamu beriman kepada qadar yang baik maupun yang buruk." Definisi Qadha dan Qadar: Ungkapan para ulama berbeda-beda dalam mendefinisikan qadha dan qadar. Di antara mereka ada yang menjadikannya sebagai satu hal yang sama, dan di antara mereka ada yang mendefinisikan qadha dengan definisi yang berbeda dengan qadar, lalu mereka berkata: Qadar: Ilmu Allah Ta'ala tentang apa yang akan terjadi pada makhluk-makhluk di masa depan. ( Tabsit al-Aqa'id al-Islamiyyah , Hasan Ayyub, hal. 77) Qadha: ...

Iman Kepada Hari Akhir

Beriman kepada Hari Akhir Maknanya secara garis besar ( ijmali ) adalah: membenarkan dengan penuh keyakinan atas segala hal yang dikabarkan oleh Allah Azza wa Jalla dalam Kitab-Nya dan dikabarkan oleh Rasul-Nya mengenai peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah kematian ; mulai dari fitnah kubur, azab dan nikmat kubur, hari kebangkitan ( al-ba'th ), hari pengumpulan ( al-hasyr ), catatan amal ( as-shuhuf ), perhitungan amal ( al-hisab ), timbangan ( al-mizan ), telaga ( al-haudh ), jembatan ( as-shirath ), syafaat, surga dan neraka, serta apa saja yang telah Allah Ta'ala sediakan bagi para penghuni keduanya masing-masing. Perhatian Al-Qur'an terhadap Rukun Ini dan Hikmahnya Al-Qur'an al-Karim sangat sarat dengan penyebaran sebutan Hari Akhir, memberikan perhatian besar untuk menetapkannya di setiap tempat, mengingatkannya dalam setiap kesempatan , serta menegaskan kepastian terjadinya dengan berbagai macam gaya bahasa Arab. Di antara bentuk perhatian yang besar ...