Posts

Dzikrullah

Dzikir Secara Bahasa ( Lughatan ): Akar kata ( Al-Dzal , al-Kaf , dan al-Ra' ) berpusat pada dua makna mendasar: Pertama: kejantanan/maskulinitas ( al-dzukurah ) sebagai lawan dari kewanitaan ( al-anutsah ) serta hal-hal yang menyerupainya. Kedua: al-dzikr sebagai lawan dari kelupaan ( al-nisyan ). Ibn Faris mengatakan: ( Al-Dzal , al-Kaf , dan al-Ra' ) merupakan dua asal kata [akar kata]. Dari keduanya bercabang seluruh pembentukan kata ( kalam al-bab ). Maka, al-mudzkir adalah perempuan yang melahirkan anak laki-laki ( dzakaran ). Dan al-mudzkar adalah perempuan yang kebiasaannya melahirkan anak laki-laki. Sedangkan asal kata yang kedua: "Dzakartu al-syai'a" (aku mengingat sesuatu), merupakan lawan kata dari "nasiytuhu" (aku melupakannya). Kemudian kata dzikir dibawakan pada penggunaan lisan, lalu orang-orang mengucapkan: "Ij’alhu minka ’ala dzikrin" yang artinya: agar engkau tidak melupakannya. Dan al-dzikr ...