Hadits_22_Kewajiban Jihad di Jalan Allah: Di Antara Akhlak Islam dalam Jihad
Kewajiban Jihad di Jalan Allah Hadits_22: Di Antara Akhlak Islam dalam Jihad عَنْ بُرَيْدَةَ بْنِ الْحُصَيِبِ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَمَّرَ أَمِيرًا عَلَى جَيْشٍ، أَوْ سَرِيَّةٍ، أَوْصَاهُ فِي خَاصَّتِهِ بِتَقْوَى اللهِ، وَمَنْ مَعَهُ مِنَ الْمُسْلِمِينَ خَيْرًا، ثُمَّ قَالَ: «اغْزُوا بِاسْمِ اللهِ، فِي سَبِيلِ اللهِ، قَاتِلُوا مَنْ كَفَرَ بِاللهِ، اغْزُوا وَلَا تَغُلُّوا، وَلَا تَغْدِرُوا، وَلَا تُمَثِّلُوا، وَلَا تَقْتُلُوا وَلِيدًا». رَوَاهُ مُسْلِمٌ . Dari Buraidah bin al-Husaib, ia berkata: Rasulullah apabila menunjuk seorang panglima untuk memimpin suatu pasukan tentara ( jaisy ) atau pasukan khusus ( sariyyah ), beliau memberikan wasiat khusus kepadanya untuk bertakwa kepada Allah dan berbuat baik kepada kaum muslimin yang bersamanya. Kemudian beliau bersabda: "Berperanglah dengan menyebut nama Allah, di jalan Allah! Perangilah orang-orang yang kufur kepada Allah! Berperanglah dan janganlah kalian melakukan ghulul (m...