Perhiasan Yang Islami
Perhiasan di dalam bahasa Arab lazim disebut dengan istilah zînah . Cakupan pengertian perhiasaan tidak terbatas pada barang-barang yang dipakai. Akan tetapi, juga mencakup segala perbuatan untuk memperindah diri. Mengenakan perhiasan termasuk masalah duniawi, sehingga hukum asalnya, semua boleh kecuali yang dilarang. Bagi wanita Muslimah, perhiasan yang dibenarkan adalah sebagai berikut: Mencuci rambut, meminyaki dan menyisirnya,. Membersihkan gigi dengan siwak atau sikat gigi. Mengenakan pakaian indah di hadapan suami. Adapun di hadapan orang lain, ia mengenakan pakaian yang menutupi aurat, bermodel biasa, dan tidak menarik perhatian. Memakai minyak wangi pada tubuh atau pakaiannya untuk suaminya. Tapi, ia tidak boleh memakai wewangian pada waktu keluar rumah, berkabung, dan dalam kondisi ihram. Larangan memakai wewangian bagi wanita bila keluar rumah berdasarkan hadits berikut: عَنْ أَبِي مُوسَى عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَ...