Posts

Hadits_4: Mengenal Islam

  Kewajiban Amar Ma'ruf Nahi Mungkar: Hadits_4: Mengenal Islam Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu , ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: بَدَأَ الإِسْلَامُ غَرِيبًا، وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا، فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ "Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali menjadi asing sebagaimana munculnya. Maka beruntunglah orang-orang yang asing tersebut." (Diriwayatkan oleh Muslim (145)). Makna kata Al-Gharib (Asing) Thuba : Merupakan nama sebuah tempat/tingkatan di surga. Ada pula yang berpendapat bahwa Thuba adalah nama sebuah pohon yang ada di dalam surga. Makna Keseluruhan Hadis Keterasingan Islam pada Masa Awal Hadis ini membicarakan tentang awal mula keberadaan agama ini ketika diturunkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam . Beliau mendapati penolakan dan berpalingnya kaum beliau, sehingga perkataan beliau terasa asing di kalangan mereka. Agama yang beliau bawa pun demikian asingnya...

Hadits_3: Ulama Adalah Pelindung Umat dari Kesesatan

  Kewajiban Menuntut Ilmu: Hadits_3: Ulama Adalah Pelindung Umat dari Kesesatan Dari 'Abdullah bin 'Amr bin al-'As radhiyallahu 'anhuma , ia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «إِنَّ اللهَ لَا يَقْبِضُ العِلْمَ انتزاعاً يَنتَزِعُه من العِبادِ ، ولكن يَقْبِضُ العِلْمَ بقَبْضِ العلماء، حتَّى إذا لم يُبْقِ عالماً اتَّخَذَ النَّاسُ رُؤوساً جُهَالاً، فَسُئِلُوا فَأَفتَوا بغيرِ عِلْمٍ، فَضَلُّوا وأضَلُّوا ». Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dengan mencabutnya secara langsung dari dada para hamba, melainkan Dia mencabut ilmu dengan diwafatkannya para ulama. Hingga apabila tidak tersisa lagi seorang alim (ulama), manusia pun mengangkat pemimpin-pemimpin yang jahil (bodoh). Lalu mereka ditanya, kemudian mereka memberi fatwa tanpa dasar ilmu, sehingga mereka sesat dan menyesatkan. (HR....

Hadits_2: Ikhlas dalam Menuntut Ilmu dan Mengajarkannya

  Kewajiban Menuntut Ilmu: Hadits_2: Ikhlas dalam Menuntut Ilmu dan Mengajarkannya Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu , ia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: إِنَّ أَوَّلَ النَّاسِ يُقْضَى يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَلَيْهِ رَجُلٌ اسْتُشْهِدَ، فَأُتِيَ بِهِ فَعَرَّفَهُ نِعَمَهُ فَعَرَفَهَا، قَالَ: فَمَا عَمِلْتَ فِيهَا؟ قَالَ: قَاتَلْتُ فِيكَ حَتَّى اسْتُشْهِدْتُ، قَالَ: كَذَبْتَ، وَلَكِنَّكَ قَاتَلْتَ لِأَنْ يُقَالَ: جَرِيءٌ، فَقَدْ قِيلَ، ثُمَّ أُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ حَتَّى أُلْقِيَ فِي النَّارِ. وَرَجُلٌ تَعَلَّمَ الْعِلْمَ وَعَلَّمَهُ، وَقَرَأَ الْقُرْآنَ، فَأُتِيَ بِهِ فَعَرَّفَهُ نِعَمَهُ فَعَرَفَهَا، قَالَ: فَمَا عَمِلْتَ فِيهَا؟ قَالَ: تَعَلَّمْتُ الْعِلْمَ، وَعَلَّمْتُهُ، وَقَرَأْتُ فِيكَ الْقُرْآنَ، قَالَ: كَذَبْتَ، وَلَكِنَّكَ تَعَلَّمْتَ الْعِلْمَ لِيُقَالَ: عَالِمٌ، وَقَرَأْتَ الْقُرْآنَ لِيُقَالَ: هُوَ قَارِئٌ، فَقَدْ قِيلَ، ثُمَّ أُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ حَتَّى أُلْقِيَ فِي النَّارِ. وَرَجُلٌ وَسّ...

Hadits_1: Perumpamaan orang yang berilmu dan mengamalkan ilmunya

  Kewajiban Menuntut Ilmu: Hadits-1: Perumpamaan Ulama yang Mengamalkan Ilmunya Dari Abu Musa Al-Asy'ari radhiyallahu 'anhu , dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam , beliau bersabda: مَثَلُ ما بَعَثَنِي اللهُ به منَ الهُدَى والعِلْمِ كَمَثَلِ الغَيثِ الكَثيرِ أَصابَ أرضاً، فكان منها نَقِيَّةٌ قَبِلَتِ الماء فأنبَتَتِ الكَلا والعُشْبَ الكثير، وكانت منها أَجادِبُ أَمْسَكَتِ الماءَ، فَنَفَعَ اللهُ بِهَا النَّاسَ، فَشَرِبُوا وَسَقَوْا وزَرَعُوا، وأصابَتْ منها طائفةً أُخرى، إِنَّما هي قيعان، لا تُمْسِكُ مَاءً ولا تُنبِتُ كَلاً، فذلكَ مَثَلُ مَن فَقُهَ فِي دِينِ اللَّهِ ، وَنَفَعَهُ مَا بَعَثَنِي اللهُ به ، فَعَلِمَ وعَلَّمَ ، وَمَثَلُ مَن لم يَرْفَعْ بذلك رأساً، ولم يَقبَلْ هُدَى اللهِ الَّذِي أُرسِلْتُ به "Perumpamaan petunjuk dan ilmu yang Allah utus aku dengannya adalah bagaikan hujan lebat yang menyiram bumi. Di antara tanah itu ada yang subur [bersih/baik], yang menyerap air lalu menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan rumput yang lebat. Dan di antaranya ada pula ta...

Hambatan-hambatan Dalam Dakwah dan Daiyah (5)

    DA'I ISLAM DAN BATAS-BATAS SYAR'I DALAM HUBUNGAN PERSAUDARAAN Sesungguhnya di antara hak Islam atas para da’inya dan orang-orang yang menisbahkan diri kepadanya adalah hendaknya mereka meminta fatwa/petunjuk kepada Islam dalam seluruh urusan mereka, tunduk pada hukumnya dalam setiap permasalahan mereka, serta berserah diri sepenuhnya kepada hukum tersebut dalam berbagai kondisi dan situasi tanpa ada rasa sesak maupun keberatan, hingga mereka berhak meraih derajat keimanan: “Maka demi Tuhanmu, mereka tidak beriman sebelum mereka menjadikan engkau (Muhammad) sebagai hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian tidak ada rasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang engkau berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” (QS. An-Nisa': 65) Sesungguhnya hal terburuk yang terkadang menimpa para da'i adalah ketika mereka berhakim kepada hawa nafsu mereka, serta tidak bisa melepaskan diri dari kepentingan/keuntungan pribadi (ego) mereka. Hal te...