Ma'iyyatullah
Aqidah Islam menetapkan adanya ma’iyyatullah (kebersamaan Allah), yaitu bahwa Allah Ta’ala senantiasa membersamai hamba-hamba-Nya. Ma’iyyatullah ini memiliki dua konteks, yakni ma’iyyah ‘ammah (kebersamaan dalam arti umum), dan ma’iyyah khashah (kebersamaan dalam arti khusus). Ma’iyyah ‘Ammah Ma’iyyah ‘ammah bersifat mutlak mencakup seluruh makhluk ciptaan-Nya. Yaitu bahwa selalu ada muraqabatullah (pengawasan Allah) kepada semua makhluk-Nya, sebagaimana disebutkan dalam firman-Nya, أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَا يَكُونُ مِنْ نَجْوَى ثَلَاثَةٍ إِلَّا هُوَ رَابِعُهُمْ وَلَا خَمْسَةٍ إِلَّا هُوَ سَادِسُهُمْ وَلَا أَدْنَى مِنْ ذَلِكَ وَلَا أَكْثَرَ إِلَّا هُوَ مَعَهُمْ أَيْنَ مَا كَانُوا ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا عَمِلُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ “Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di la...