Pemrograman Al-Qur'an
PEMROGRAMAN AL-QUR'AN AL-KARIM DAN INDEKSASINYA
Wahai
Saudara Pembelajar: Topik pemrograman Al-Qur'an dan indeksasinya mengulas
tema-tema berikut secara terperinci:
- Makna pemrograman Al-Qur'an
al-Karim.
- Manfaat-manfaat pemrograman
Al-Qur'an al-Karim.
- Hukum pemrograman Al-Qur'an
al-Karim.
- Indeksasi (fahrasah)
Al-Qur'an al-Karim dan jenis-jenisnya.
- Perekaman audio dan visual
bagi Al-Qur'an al-Karim—hukum dan manfaat-manfaatnya.
Sesungguhnya
sistem pemrograman secara umum—yang bermakna memasukkan informasi yang hendak
diprogram ke dalam komputer (al-hasib al-ali)—hampir-hampir terbatas
hanya pada studi dan program-program statistik, keuangan, serta sosial.
Adapun
ketika program ini berpindah ke ranah studi Al-Qur'an, maka hal ini dianggap
sebagai langkah pelopor yang membuka cakrawala ilmiah dan pendidikan yang luas,
yang secara keseluruhan mengabdi kepada Al-Qur'an al-Karim, serta terhitung
secara benar sebagai sarana baru untuk menghafal Kitabullah, menyebarkannya,
mengajarkannya, dan mendakwahkannya.
Ini
merupakan bukti nyata yang menegaskan—tanpa keraguan sedikit pun—bahwa Islam
memiliki kemampuan untuk mengasimilasi pencapaian-pencapaian peradaban modern,
bahkan Islam-lah yang mengarahkan dan menegakkannya di atas fondasi-fondasi
yang sehat dan kokoh dari akidah dan syariat.
Makna
Pemrograman Al-Qur'an dan Bagian-bagiannya:
Makna
pemrograman Al-Qur'an di sini adalah: penundukan (tasakhir) komputer
untuk mengabdi kepada Kitab yang Agung (al-Kitab al-'Aziz), dimulai
dengan mengenali lafaz-lafaznya, ayat-ayatnya, dan topik-topik pembahasannya,
serta diakhiri dengan kontribusi dalam menyebarkan akidah dan hukum-hukum
syariatnya.
Jika
perihalnya demikian, maka hal ini secara niscaya mendorong kita untuk
menjelaskan deskripsi umum bagi pemrograman ini, yang melaluinya kita dapat
mengenali bagian-bagian dari program yang khusus bagi Al-Qur'an al-Karim ini.
Bagian-Bagian
Program:
Bagian-bagian
tersebut adalah sebagai berikut:
- Bagian Pertama:
Penampilan ('Ardh) Al-Qur'an al-Karim.
- Bagian Kedua:
Pencarian Kata (Al-Bahts 'an Kalimah).
- Bagian Ketiga:
Pencarian Kosakata (Al-Bahts 'an Mufradat).
- Bagian Keempat:
Pencarian Tematik (Al-Bahts al-Maudhu'i).
- Bagian Kelima:
Makna-makna Lafaz (Ma'ani al-Alfaz).
- Bagian Keenam:
Pengajaran Hafalan Al-Qur'an (Tahfizhal-Qur'an).
- Bagian Ketujuh:
Data-data tentang Al-Qur'an (Bayanat 'an al-Qur'an).
- Bagian Kedelapan:
Perpustakaan Al-Qur'an (Maktabah al-Qur'an).
- Bagian Kesembilan:
Tentang Pencapaian Ini ('An Hadza al-Injaz).
Ini
adalah ringkasan bagian-bagian program, dan berikut adalah perinciannya:
Bagian
Pertama: Penampilan ('Ardh) Al-Qur'an al-Karim:
Bagian
ini mewujudkan tujuan para penghafal Al-Qur'an (huffazh), ulama, dan
peneliti dalam berbagai spesialisasi mereka untuk kemudahan menghadirkan
ayat-ayat dan berpindah dari satu topik dalam Al-Qur'an al-Karim ke topik
lainnya. Sebagaimana bagian ini juga memenuhi kebutuhan para penuntut ilmu (thullabul
'ilmi) dan orang-orang yang menaruh perhatian pada studi Al-Qur'an. Bagian
ini mencakup hal-hal berikut:
- Penampilan Surah:
Pengguna perangkat komputer menentukan nomor surah, atau nama surah yang
diinginkan, atau menentukan nomor juz atau hizb tempat surah
tersebut berada. Setelah itu, surah akan ditampilkan diawali dengan
penyebutan nama surah, nomornya, jumlah ayatnya, juz tempat keberadaannya,
serta statusnya apakah Makkiyah atau Madaniyah. Pengguna
dapat berpindah di antara ayat-ayat dalam satu surah secara mudah,
sebagaimana ia juga dapat berpindah ke surah berikutnya atau kembali ke
surah sebelumnya dengan sangat mudah.
- Penampilan Ayat:
Pengguna menentukan nama atau nomor surah dan nomor ayat agar program
dapat menampilkan ayat tersebut. Pengguna juga dapat meninjau ayat-ayat
sebelum dan sesudahnya dalam surah yang sama dengan sangat mudah, serta
dapat pula mencetak ayat tersebut.
Bagian
Kedua: Pencarian Kata (Al-Bahts 'an Kalimah):
Program
dalam bagian ini menyajikan kamus terindeks (mu'jam mufahras) bagi
kata-kata Al-Qur'an al-Karim. Pengguna melalui sarana ini dapat mencari suatu
kata dari kata-kata Al-Qur'an beserta inventarisasi ayat-ayat yang memuat kata
tersebut. Program ini menyediakan tiga metode untuk mencari kata:
- Pertama: Pada tingkat
kata ('ala mustawa al-kalimah).
- Kedua: Pada tingkat
kata beserta imbuhan/partikel (al-lawashiq) dan huruf-huruf jer (huruf
al-jarr).
- Ketiga: Pada tingkat
akar kata ('ala mustawa al-jadzr).
Penjelasannya:
- Pada tingkat kata: Ini
berarti bahwa pengguna berkeinginan untuk mendapatkan ayat-ayat yang
mengandung kata yang identik persis dengan kata yang ia pilih tanpa ada
penambahan atau pengurangan sedikit pun.
- Yaitu ketika ia meminta
kata "al-mu'minin" (المؤمنين), maka program
akan menampilkan ayat-ayat yang memuat kata al-mu'minin secara
utuh.
- Pencarian pada tingkat
kata beserta imbuhan dan huruf-huruf konjungsi (huruf al-'athf):
Dalam pilihan ini, pengguna dapat memanggil kembali seluruh ayat yang
memuat kata yang diminta, meskipun kata tersebut hadir terkait dengan "al-"
definisi (al-ta'rif), hamzah istifham (kata tanya), seluruh kata
ganti (dhamir), huruf fa, huruf sin, maupun
huruf-huruf konjungsi.
- Contohnya: Jika pengguna
menginginkan kata "âmana" (آمن), maka program
akan memanggil kembali ayat-ayat yang memuat kata-kata berikut atau
kata-kata yang mengandung kata "âmana" di dalamnya,
seperti "âminûn" (آمنون), "âminât"
(آمنات),
"al-âmin" (الآمن), "fal-âminûn" (فالآمنون),
"wal-âminûn" (والآمنون), dan seterusnya.
- Pencarian pada tingkat
akar kata (yaitu akar kata dasar):
- Di sini pengguna dapat
memanggil kembali seluruh ayat yang memuat turunan-turunan (isytiqaqat)
dari akar kata yang telah ia tentukan.
- Contoh: Pengguna meminta
ayat-ayat yang memuat kata "mu'min" (مؤمن) pada tingkat
akar kata, maka program akan menampilkan kepada pengguna seluruh ayat
yang di dalamnya terdapat turunan-turunan dari akar kata "a-m-n"
(أمن),
seperti "mu'minîn" (مؤمنين), "îmân"
(إيمان),
"mu'minât" (مؤمنات), "âminîn" (آمنين),
"yu'minu" (يؤمن), "âmana" (آمن),
"amna" (أمن), dan seterusnya.
- Dalam kondisi apa pun dari
kondisi-kondisi di atas, pengguna dapat mencetak ayat-ayat tersebut
selain menampilkannya di layar.
Bagian
Ketiga: Pencarian Kosakata (Al-Bahts 'an Mufradat):
Di
sini pengguna dapat mencari sekelompok kosakata yang perlu ia ketahui
tempat-tempat kemunculannya dalam Al-Qur'an, serta jumlah pengulangannya jika
ada. Bagian pencarian kosakata ini mengikuti empat tingkat:
- Pencarian kosakata
berurutan (mufradat mutataliyah): Seperti (خلق السموات والأرض
- khalaqa as-samâwâti wal-ardh), (كل زوج كريم
- kulla zaujin karîm), (تمر مر السحاب - tamurru marra as-sahâb).
- Pencarian kosakata
terpisah yang berurutan (mufradat mutaba'idah murattabah):
Seperti: (مسكم
… تجأرون - massakum... taj'arûn), demikianlah ia terdapat
dalam ayat dan di antara keduanya terdapat lafaz (الضر فإليه
- adh-dhurru fa-ilaihi); dan seperti (طائفة … قومهم
- thâ'ifatun... qaumahum) dan di antara keduanya terdapat lafaz (ليتفقوا
في الدين ولينذروا - liyatafaqqahû fid-dîni wa
liyundzirû).
- Pencarian kosakata
terpisah yang tidak berurutan (mufradat mutaba'idah ghairu murattabah):
Seperti kata (لساني
- lisânî), (صدري
- shadrî), dan (هارون
- Hârûn), di mana ia muncul dalam Al-Qur'an demikian: (ويضيق
صدري ولا ينطلق لساني فأرسل إلى هارون - wa yadhîqu
shadrî wa lâ yanthaliqu lisânî fa-arsil ilâ Hârûn); dan seperti kata (غيبه
- ghaibihi), (أحداً
- ahadan), dan (يظهر
- yuzhhiru), yang mana muncul dalam Al-Qur'an: (عالم الغيب فلا يظهر على غيبه
أحداً - 'âlimul-ghaibi falâ yuzhhiru 'alâ ghaibihi ahadâ).
- Pencarian kosakata pada
tingkat akar kata ('ala mustawa al-jadzr):
- Seperti: (قتل
الأولاد - qatl al-aulâd [pembunuhan anak-anak]),
sesungguhnya kosakata ini tidak muncul secara persis demikian dalam
Al-Qur'an, maka memungkinkan untuk mencarinya pada tingkat akar kata "q-t-l"
(قتل)
dan akar kata "w-l-d" (ولد), di mana
program akan menghadirkan seluruh ayat yang mengandung kedua akar kata
tersebut beserta turunannya. Contoh lain seperti (آية الليل والنهار
- âyat al-lail wa an-nahâr), maka pencariannya dilakukan pada
tingkat akar kata-kata ini.
Tidak
diragukan lagi bahwa kemampuan-kemampuan beraneka ragam yang tersedia pada
bagian pencarian kosakata ini menjadikan proses pencarian kosakata menjadi
mudah dan cepat. Dalam bentuk apa pun dan dengan kadar kosakata berapa pun yang
diingat oleh pengguna, hal itu dapat menjadi panduan cepat dan akurat baginya
menuju ayat atau ayat-ayat yang dicari, baik kosakata tersebut berurutan maupun
terpisah, teratur maupun tidak teratur. Bahkan sekiranya ia hanya mengingat
makna umumnya sebagaimana dalam (قتل الأولاد - pembunuhan anak-anak) padahal ia
menginginkan ayat yang mengharamkan pembunuhan anak-anak misalnya, yaitu
firman-Nya: (ولا
تقتلوا أولادكم خشية إملاق - Dan janganlah kamu membunuh
anak-anakmu karena takut miskin), hanya saja ia tidak mengingat bagian mana
pun darinya, maka ayat tersebut dapat dihadirkan melalui cara menuliskan makna
umum dengan syarat ia terikat dengan lafaz-lafaz yang benar-benar terdapat
dalam Al-Qur'an al-Karim seperti lafaz (قتل - qatl) dan (ولد - walad), dan
demikian seterusnya.
Jika
pengguna tidak mengingat lafaz-lafaz aktual yang terdapat dalam Al-Qur'an, maka
ia memungkinkan menggunakan tombol untuk memasukkan akar-akar kata yang dicari.
Misalnya pengguna ingin memasukkan frasa (اجتناب الخمر - menjauhi khamar),
maka program tidak akan menerimanya karena tidak adanya lafaz (اجتناب - ijtinâb)
dalam Al-Qur'an. Saat itulah ia dapat memasukkan akar kata (جنب - j-n-b) dan (خمر - kh-m-r)
melalui tombol khusus yang memiliki nomor tertentu (M3).
Latihan:
A.
Jawablah dengan "Ya" atau "Tidak":
Apakah
Anda dapat mencari suatu kosakata dari kosakata Al-Qur'an dalam program
komputer jika kosakata tersebut:
- Berurutan (mutataliyah).
- Terpisah berurutan (mutaba'idah
murattabah).
- Terpisah tidak berurutan (mutaba'idah
ghairu murattabah).
- Kosakata pada tingkat akar
kata ('ala mustawa al-jadzr).
B.
Jika Anda ingin menulis sebuah penelitian dalam topik Al-Qur'an al-Karim
seperti—Akidah, Nilai-nilai Akhlak, maka kembalilah kepada program komputer
agar ia menyajikan pelayanan yang agung untuk Anda di bidang ini. Demi
mewujudkan tujuan dan maksud Anda, seyogianya kerja Anda berjalan dalam dua
tingkat—yang saling terhubung:
- Tingkat Pertama
- Tingkat Kedua
Bagian
Keempat: Pencarian Tematik (Al-Bahts al-Maudhu'i):
Di
sini program menyajikan analisis tematik (tahlil maudhu'i) bagi
ayat-ayat Al-Qur'an, di mana ayat-ayat diklasifikasikan ke dalam empat topik
utama:
- Akidah.
- Hukum-hukum Fikih.
- Akhlak, Perilaku, dan Adab.
- Kisah-kisah.
Topik-topik
utama ini masing-masing dibagi menjadi topik-topik cabang yang jumlah
keseluruhannya mencapai tiga ratus empat (304) topik. Telah dilampirkan dua
lampiran terperinci (Lampiran B, Lampiran C) pada topik-topik ini.
Adapun
penampilan topik-topik pada bagian ini dilakukan pada dua tingkat:
- Pertama: Tingkat
Topik (Mustawa al-Maudhu').
- Kedua: Tingkat Surah
(Mustawa as-Suwar).
Adapun
Tingkat Topik: Maka pengguna dapat meninjau ayat-ayat yang berkaitan
dengan topik mana pun darinya dengan memanfaatkan banyaknya dan beragamnya
topik-topik cabang.
Adapun
Tingkat Kedua yaitu "Surah": Maka pengguna dapat
meninjau topik-topik yang berkaitan dengan surah tertentu, di mana program akan
menampilkan kepadanya surah yang ia pilih, beserta topik atau topik-topik yang
berkaitan dengan setiap ayat darinya.
Bagi
bagian ini terdapat dua manfaat: Pertama, membantu memahami ayat-ayat Al-Qur'an
untuk mengetahui topik-topik yang menjadi bagiannya; Kedua, bagian ini dianggap
sebagai rujukan mendasar dalam melakukan studi-studi tematik tentang Al-Qur'an,
dan tafsir tematik (at-tafsir al-maudhu'i) yang membutuhkan penafsiran
sekelompok ayat atau surah yang bersekutu dalam satu kesatuan tematik.
Bagian
Kelima: Makna-makna Lafaz (Ma'ani al-Alfaz):
Al-Qur'an
al-Karim mengandung sekelompok lafaz yang sulit dipahami maknanya tanpa adanya
penjelasan atau penafsiran, dan lafaz-lafaz ini dinamakan "Al-Gharib"
[kata-kata langka/asing dalam Al-Qur'an]. Tidak diragukan lagi bahwa pemahaman
makna Al-Qur'an secara keseluruhan bergantung pada tingkat pertama pada
pemahaman makna lafaz-lafaz gharib tersebut. Oleh karena itu, merupakan
hal yang niscaya bahwa program Al-Qur'an mencakup bagian khusus yang
menjelaskan lafaz-lafaz ini, yang menyajikan penafsiran yang mudah dan ringkas
yang mendekatkannya pada pemahaman dan membantu untuk menangkap makna
keseluruhan dari ayat yang mulia.
Pengguna
dapat menghadirkan—pada bagian ini—lafaz yang gharib dengan dua cara:
- Pertama: Sesuai
kemunculan lafaz-lafaz dalam surah-surah, yaitu dengan menghadirkan surah
tersebut, lalu program akan menampilkan kepadanya lafaz-lafaz gharib
yang terdapat di dalamnya sesuai urutan ayat-ayat beserta penjelasannya.
- Kedua: Sesuai urutan
lafaz secara alfabetis (hajâ'iyyah), di mana program menampilkan
kepadanya daftar lafaz-lafaz gharib yang tersusun secara alfabetis
beserta makna-maknanya dan tempat-tempat keberadaannya dalam Al-Qur'an.
Pengguna
dapat memilih surah, atau sekelompok ayat yang ia ingin tinjau kembali,
kemudian program menjalankan proses pengujian (ikhtibar) atas ayat-ayat
ini, baik secara berurutan atau memilih awal pengujian secara acak. Sebagaimana
ia juga dapat memilih memasukkan kata-kata secara pilihan (ikhtiyari)
atau wajib (ijbari).
Bagian
Ketujuh: Data-data tentang Al-Qur'an al-Karim (Bayanat 'an al-Qur'an
al-Karim):
Bagian
ini mencakup data-data berikut:
- Nama-nama Al-Qur'an dan
sifat-sifatnya.
- Nama-nama penghafal
Al-Qur'an al-Karim (Huffazh).
- Nama-nama penulis wahyu (Kuttab
al-Wahy).
- Nama-nama pemilik bacaan (Ash-hab
al-Qira'at / Para Imam Qira'at).
- Sejarah penulisan mushaf.
- Nama-nama surah Al-Qur'an.
- Data-data tentang
surah-surah Al-Qur'an.
- Ayat-ayat sajdah.
- Urutan surah-surah Makkiyah
sesuai turunnya (nuzul).
- Urutan surah-surah Madaniyah
sesuai turunnya (nuzul).
Bagian
Kedelapan: Perpustakaan Al-Qur'an (Maktabah al-Qur'an):
Bagian
ini menyajikan kepada pengguna nama-nama seratus dua (102) buku yang berkaitan
dengan ilmu-ilmu Al-Qur'an yang terbagi ke dalam enam belas (16) jenis yang
merepresentasikan sumber-sumber utama di bidang ini. Jenis-jenis tersebut
adalah:
- I'rab al-Qur'an
[Analisis Tata Bahasa Al-Qur'an].
- Tajwid al-Qur'an
[Tata Cara Pengucapan/Pembacaan Al-Qur'an].
- 'Ilm al-Qur'an [Ilmu
Al-Qur'an].
- Kitab-kitab Ayat Hukum (Kutub
Ayat al-Ahkam).
- Kitab-kitab Sebab Turunnya
Ayat (Kutub Asbab an-Nuzul).
- Keutamaan/Kemu'jizatan
Al-Qur'an dan Balagahnya (I'jaz al-Qur'an wa Balaghatuhu).
- An-Nasikh wa al-Mansukh
[Ayat yang Menghapus dan Dihapus Hukumnya].
- Sejarah Mushaf dan
Adab-adabnya (Tarikh al-Mushaf wa Adabuhu).
- Kitab-kitab Makna Lafaz (Kutub
Ma'ani al-Alfaz).
- Pengenalan Para Mufasir (At-Ta'rif
bi al-Mufassirin).
- Kitab-kitab Tafsir
Penalaran (Kutub at-Tafsir bi ar-Ra'yi).
- Kitab-kitab Tafsir Riwayat
(Kutub at-Tafsir bi al-Ma'tsur).
- Fondasi Tafsir dan Ilmu
Al-Qur'an (Ushul at-Tafsir wa 'Ulum al-Qur'an).
- Pengenalan Para Ahli
Qira'at Al-Qur'an (At-Ta'rif bi Qurra' al-Qur'an).
- Kamus-kamus dan
Ensiklopedia Al-Qur'an (Mu'jamat wa Mausu'at Qur'aniyyah).
- Polisemi dan Sinonimitas
dalam Al-Qur'an (Al-Wujuh wa an-Nazha'ir fi al-Qur'an).
Bagian
Kesembilan: Apa tentang Pencapaian Ini? (Madza 'an Hadza al-Injaz?):
Metode-metode
yang diusulkan untuk menghubungkan antara bagian-bagian program, dan hal ini
bergantung pada pengguna program. Yang dituntut darinya adalah hendaknya ia
berusaha mengambil manfaat dari program ini dengan cara menghubungkan antara
dua bagian atau lebih dari bagian-bagiannya. Hal ini diserahkan kepada
pandangan, ijtihad, dan penilaian pengguna, karena ia lebih mampu menentukan
apa yang dibutuhkan oleh informasinya dalam studi, penelitian, atau peninjauan
yang sedang ia jalani.
Contoh:
Pertanyaan:
Bagaimana tahapan syariat dalam pengharaman khamar?
Untuk
menjawab pertanyaan ini, dibutuhkan bagian-bagian berikut:
- Pencarian Tematik (Al-Bahts
al-Maudhu'i): Hukum-hukum Fikih, Hal-hal yang Diharamkan, Khamar
dan Judi; hal itu untuk menginventarisasi ayat-ayat yang membahas hukum
khamar.
- Penampilan Al-Qur'an ('Ardh
al-Qur'an): Hal itu untuk menampilkan ayat-ayat yang berkaitan
dengan topik tersebut yang telah ditentukan sebelumnya.
- Perpustakaan Al-Qur'an (Maktabah
al-Qur'an): Untuk mengetahui salah satu buku An-Nasikh wa
al-Mansukh guna meninjau kembali ayat-ayat ini, serta apa yang terjadi
di antara keduanya berupa nasakh (penghapusan hukum) jika ada.
Demikianlah..
wahai Saudara Pembelajar.. kita telah mampu menyajikan ringkasan untukmu
tentang pemrograman Al-Qur'an al-Karim dan bagian-bagian program ini, seraya
berharap engkau telah memahami setiap bagian dan apa yang disajikannya berupa
pelayanan agung bagi teks Al-Qur'an yang menghemat daya yang besar dan waktu
yang panjang bagi peneliti dan pengkaji ilmu Al-Qur'an serta pembelajar—dengan
memuji Allah Ta'ala—melalui hal tersebut bahwasanya Dia mengajarkan manusia apa
yang tidak diketahuinya.
Di
antara hal yang patut dikatakan adalah bahwasanya program ini dianggap sebagai
lompatan kualitatif dalam mengabdi kepada teks-teks Al-Qur'an—dengan
menggunakan penganalisis morfologi (al-muhallil ash-scharfi)—dan
penelitian dalam struktur bahasa Arab dengan tujuan menundukkan
teknologi-teknologi komputasi bagi tuntutan-tuntutannya, bukan sebaliknya.
Perlu
diisyaratkan di sini pula bahwa program ini secara keseluruhan bersandarkan
pada penelitian-penelitian Dr. Nabil Ali, Direktur Penelitian dan Pengembangan
di Perusahaan Al-'Alamiah bi al-Baramij (Al-Alamiah for Applications).
Dalam
program ini telah bekerja tim peneliti, perancang, pemrogram, pemeriksa, serta
penginput dan penyiap data yang terintegrasi selama masa penyelesaian program
yang melampaui dua tahun. Selama masa tersebut, pekerjaan-pekerjaan utama
berikut telah diselesaikan:
- Enam ratus hari kerja (600)
penelitian dalam linguistik komputasi (al-lughawiyyat al-hasubiyyah).
- Tiga ratus hari kerja (300)
perancangan.
- Seribu tiga ratus lima
puluh hari kerja (1.350) pemrograman.
- Dua ribu seribu lima puluh
hari kerja (2.150) penginputan dan pemeriksaan data.
- Seribu empat ratus hari
kerja (1.400) penyiapan data.
- Seratus lima puluh hari
kerja (150) kaligrafi/jenis huruf dan ornamen.
- Tiga ratus lima puluh hari
kerja (350) pengujian program.
- Seratus hari kerja (100)
penyuntingan dan eksekusi buku petunjuk penggunaan.
- Enam ratus hari kerja (600)
konsultasi dan peninjauan kembali.
- Tujuh ribu hari kerja
(7.000) jumlah total keseluruhan, dan ini setara dengan dua puluh tiga
tahun kerja.
Dalam
hal ini, telah digunakan teknologi perluasan memori (memory expansion)
melalui cip-cip elektronik yang memungkinkan pengoperasian program pada
perangkat-perangkat yang kapasitas memorinya kurang secara signifikan dari
ukuran aktual program—yang mencapai sekitar satu juta unit memori (Megabyte)—yang
mencakup teks Al-Qur'an yang mulia, kaligrafi, ornamen, data, serta
program-program pencarian dan penghafalan.
Di
antara hal yang patut disebutkan adalah bahwa kapasitas yang sangat besar ini
merupakan separuh dari ukuran asli program. Tim telah berhasil meringkasnya
dengan efisiensi yang sangat tinggi tersebut sebagai hasil dari penggunaan
"teknologi" analisis morfologi (al-tahlil ash-scharfi) dan
sarana-sarana teknis mutakhir lainnya.
Kemudian
sesungguhnya program ini memiliki keunggulan berupa kecepatan dan keakuratan
kinerja untuk proses-proses penampilan, pencarian, dan fungsi-fungsi yang
beraneka ragam dalam program, hal itu disebabkan oleh penggunaan
"teknologi" dan metode-metode modern untuk menstandarisasi
proses-proses ini.
Manfaat-manfaat
Pemrograman Al-Qur'an al-Karim:
Wahai
Saudara Pembelajar.. setelah penjelajahan kita di kawasan pemrograman Al-Qur'an
dan pengamatan kita terhadap bagian-bagian programnya beserta fungsinya yang
beragam dan apa yang disajikannya berupa pelayanan dan pengetahuan, kita dapat
sampai bersama-sama pada manfaat-manfaat pemrograman Al-Qur'an yang dapat
dibatasi dalam poin-poin berikut:
- Pemeliharaan Al-Qur'an
al-Karim dari pemalsuan, pengubahan, penambahan, dan pengurangan. Hal
ini diwujudkan melalui cara memasukkan teks Al-Qur'an dan mencocokkan apa
yang dihafal dalam dada (al-mahfuzh fi as-shudur) dengan apa yang
tertulis dalam tulisan (al-makhthuth bi as-suthur) [dalam program]
dan mushaf, dengan pemeliharaan sempurna terhadap rupa tulisan (rasm)
dan harakatnya (syakl).
- Pelayanan bagi para
ulama, peneliti, dan pembelajar dalam spesialisasi ilmu-ilmu Al-Qur'an,
serta kemudahan menghadirkan apa yang mereka inginkan dari surah-surah,
ayat-ayat, lafaz-lafaz, dan topik-topik. Sebagaimana ia juga memenuhi
kebutuhan orang-orang yang menaruh perhatian pada studi-studi Al-Qur'an
dalam berbagai bidang, baik dalam hal menghafal, mengingat kembali,
belajar, maupun mengajar.
- Penyediaan sarana-sarana,
daya yang dikeluarkan, serta pemangkasan waktu untuk sampai pada
pengetahuan-pengetahuan Al-Qur'an yang masuk dalam lingkaran spesialisasi
program.
- Pembentukan kekayaan
pengetahuan yang sangat besar dengan sarana-sarana dan biaya materiil
maupun imateriil yang paling minim dalam bidang studi Al-Qur'an, yaitu
dengan mengetahui lafaz-lafaz Al-Qur'an al-Karim, kosakatanya,
makna-maknanya, tafsirnya, ayat-ayatnya, surah-surahnya, dan
topik-topiknya yang beragam.
- Pelayanan terhadap bahasa
Arab dan pemeliharaannya—sebagai bahasa Al-Qur'an—dengan membentuk
simpanan pengetahuan dalam struktur lafaz-lafaznya, serta mengetahui akar
kata dan turunannya, dan penggunaan-penggunaannya yang beragam, yang
mana hal tersebut berkontribusi dalam proses pengajaran dan pembelajaran
bahasa.
- Program ini dianggap
sebagai kamus biografi bagi para tokoh dan penyusun biografi yang telah
menulis dan menyusun karya dalam berbagai ilmu dan studi Al-Qur'an,
yang mana hal itu menyajikan pelayanan yang agung bagi peneliti dan
pembelajar dalam mewujudkan tujuannya dan mempermudah maksudnya.
- Program ini dianggap
sebagai perpustakaan umum bagi Al-Qur'an al-Karim, ilmu-ilmunya,
bahasanya, karya-karya tulisnya, dan para penulis di dalamnya,
sedemikian rupa sehingga seorang alim, peneliti, dan pembelajar dapat
berpindah-pindah di dalamnya, mencari apa yang hilang darinya dan
mewujudkan maksudnya dengan segala kemudahan dan kelancaran.
- Program ini secara benar
dianggap sebagai dakwah kepada Allah Ta'ala untuk masuk ke dalam
agama-Nya—Islam—melalui jalan pengetahuan tentang Al-Qur'an al-Karim,
dakwah kepadanya, penyebarannya, dan kemudahan peredarannya di dunia untuk
mentelaahnya, serta mengetahui apa yang dikandungnya berupa petunjuk dan
kelurusan, serta apa yang dimuatnya berupa perbendaharaan ilmu dan
pengetahuan.
Hukum
Pemrograman Al-Qur'an al-Karim:
Sesungguhnya
pemrograman Al-Qur'an al-Karim sebagaimana yang telah dijelaskan dan
diterangkan sebelumnya, beserta fungsi-fungsi dan manfaat-manfaat yang
dijalankannya yang berkontribusi secara besar dalam memelihara Al-Qur'an,
mengajarkan hafalan, mempelajari, menyebarkan, dan hal-hal selain itu dari
pelayanan-pelayanan yang beraneka ragam di bidang studi Al-Qur'an—di mana
manusia membutuhkan waktu dan daya berlipat-lipat ganda dari apa yang
dibutuhkan oleh perangkat (program) ini untuk mewujudkan dan menyelesaikannya
dengan kecepatan yang menakjubkan disertai keakuratan dalam informasi dan
hasil-hasilnya.
Sesungguhnya
hal ini tidak membutuhkan dari kita melainkan untuk mengatakan bahwa hukum
pemrograman Al-Qur'an adalah mubah (boleh), bahkan saya katakan
bahwasanya hal itu mustahab (disukai/dianjurkan) dengan dalil
kaidah-kaidah universal syariat (kuliyyât asy-syarî'ah) dan dalil-dalil
umumnya yang menetapkan pemeliharaan Al-Qur'an al-Karim, mempelajarinya,
memahaminya, mempermudah penghafalannya, penafsiran dan penjelasannya, serta
berdakwah kepadanya.
Sesungguhnya
merupakan kewajiban kaum muslimin untuk memasukkan program ini dan yang sejenis
dengannya dalam bidang hadis, fikih, dan fatwa-fatwa... ke dalam berbagai
lembaga ilmiah dan kebudayaan mereka sebagai bentuk pengabdian kepada Al-Qur'an
al-Karim dan penyebaran dakwahnya. Khususnya kita adalah umat yang telah
dipersiapkan oleh Allah untuk menjadi umat terbaik yang dilahirkan untuk
manusia, maka kita lebih berhak daripada selain kita terhadap pencapaian ini
terlebih dahulu. Kemudian kita memiliki pandangan khusus kita tentang waktu,
dan filsafat kita yang istimewa karena waktu—yaitu waktu itu sendiri—merupakan
wadah yang dipersiapkan untuk meluasnya gerak kehidupan.. dan gerak kehidupan
menurut kita adalah ibadah dengan berbagai makna dan dimensinya, maka lihatlah
dan renungkanlah.
Di
antara hal yang patut diisyaratkan di sini adalah bahwasanya pihak-pihak Islam
terpercaya telah menyetujui program ini, yang berada di pucuk pimpinannya
adalah Al-Idarah al-'Ammah li al-Buhuts wa an-Nasyr wa at-Tarjamah yang
bernaung di bawah Majma' al-Buhuts al-Islamiyyah di Al-Azhar, Kairo;
serta Al-Idarah al-'Ammah li Syu'un al-Masahif wa Muraqabat al-Mathbu'at
yang bernaung di bawah Risa'at Idarat al-Buhuts al-'Ilmiyyah wa al-Ifta' wa
ad-Da'wah wa al-Irsyad – Riyadh – Arab Saudi.
Kemudian
sesungguhnya program ini telah ditampilkan pula kepada pihak-pihak Islam
lainnya di negara-negara Islam, dan mendapatkan persetujuan serta penerimaan,
seperti:
- Universitas Al-Azhar –
Kairo.
- Mufti Republik Arab Mesir –
Kairo.
- Risa'at Idarat al-Buhuts
al-'Ilmiyyah wa al-Ifta' – Riyadh.
- Fakultas Al-Qur'an –
Universitas Islam Madinah – Madinah Al-Munawwarah.
- Universitas Islam Pangeran
Abdul Qadir Al-Jazairi – Aljazair.
- Pusat Kebudayaan Islam di
Universitas Yordania – Yordania.
- Yang Mulia Mufti Oman –
Muscat.
- Konferensi Ketiga Liga Dunia
Islam (Rabitah al-'Alam al-Islami) – Makkah Al-Mukarramah.
- Kementerian Pendidikan –
Sanaa – Yaman.
- Pusat Islam (Al-Markaz
al-Islami) – Jenewa – Swiss.
- Dan pihak-pihak lain yang
sangat banyak.
Soal-soal
Evaluasi Diri
- Apa yang dimaksud dengan
pemrograman Al-Qur'an al-Karim?
- Sebutkan bagian-bagian yang
diulas oleh program Al-Qur'an al-Karim?
- Melalui pengetahuan Anda
tentang bagian-bagian program Al-Qur'an al-Karim, bagaimana Anda dapat
mengetahui hal-hal berikut:
- A – Pencarian surah dari
surah-surah Al-Qur'an al-Karim.
- B – Pencarian ayat dari
ayat-ayat Al-Qur'an al-Karim.
- C – Pencarian kosakata
dari kosakata Al-Qur'an al-Karim:
- Berurutan teratur.
- Berurutan tidak teratur.
- Apa yang disajikan oleh
program pada bagian data-data tentang Al-Qur'an al-Karim?
- Apa manfaat yang didapatkan
dari mengetahui pencarian topik dari topik-topik Al-Qur'an al-Karim?
- Program dianggap sebagai
perpustakaan bagi Al-Qur'an al-Karim—jelaskan sumber-sumber utama yang
dicakup oleh bagian program ini!
- Program dianggap sebagai
lompatan kualitatif yang sangat besar dalam dunia studi Al-Qur'an.
Sebutkan manfaat-manfaat yang didapatkan dari pemrograman Al-Qur'an
al-Karim secara umum!
- Pemrograman Al-Qur'an
al-Karim merupakan dakwah menuju pengetahuan tentang Al-Qur'an dan
menelaah ilmu-ilmu serta pengetahuan-pengetahuannya—jelaskan
dimensi-dimensi fakta ini!
- Dalam naungan pengetahuan
Anda yang komprehensif tentang pemrograman Al-Qur'an al-Karim.. jelaskan
hukum pemrograman ini beserta dalilnya!
Sumber:
Aḍwāʾ ʿalā ʿUlūm al-Qurʾān (أضواء
على علوم القرآن), Abdul Aziz Shaqr (عبد العزيز صقر)
Comments
Post a Comment