Percaya Diri
Menumbuhkan Rasa Percaya Diri
WASPADA
Online
Oleh
KH. Abdullah Gymnastiar
Ditulis
Untuk Harian Waspada
Rasa
percaya diri merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam kehidupan
seseorang. Sebab dengan kepercayaan diri, seseorang telah memiliki keyakinan
diri yang baik. Sayangnya, tidak jarang soal rasa percaya diri ini menjadi
masalah bagi sebagian orang. Akibatnya, muncullah rasa minder yang malah akan
menghambat kemajuan. Lalu bagaimana caranya menumbuhkan rasa percaya diri ini?
Di sini, setidaknya ada tujuh langkah yang dapat kita tempuh untuk menumbuhkan
rasa percaya diri. Kita urai satu persatu dan semoga bermanfaat. Pertama, kita
harus benar-benar menyadari bahwa Allah menciptakan kita benar-benar dengan
perhitungan dan pertimbangan Yang Maha Cermat. Seperti difirmankan-Nya dalam
surat at-Tiin 4, "La qad khalaqnal insaana fii ahsani taqwiim"
(Sungguh Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya). Nah
saudaraku, jangan sekali-kali kita menyesali kenapa kita terlahir ke dunia ini.
Kita tidak diciptakan untuk gagal. Jika kita gagal, itu pasti bukan kehendak
Allah, melainkan karena kita tidak serius memompa potensi yang
dikaruniakan-Nya.
Bukankah
di antara 250 juta sperma yang terpancar untuk berlomba berjumpa dengan sel
telur hanya satu saja yang berhasil? Dan itu adalah kita. Jadi, tanpa kita
sadari kita sebenarnya pernah bertarung dengan begitu banyak calon manusia
lainnya. Itulah yang harus membuat kita yakin bahwa kita ini adalah orang yang
memiliki potensi untuk sukses.
Kedua,
belajarlah mensyukuri nikmat yang Allah berikan. Alhamdulillah, akal bisa
berpikir, mata bisa melihat, telinga bisa mendengar, mulut bisa berkata, dan
hati masih mempunyai iman. Kalau tak bisa mendengar, alhamdulillah, masih bisa
membaca. Kalau tunanetra, alhamdullilah, ternyata telinganya masih bisa
mendengar, begitu seterusnya. Cari nikmat Allah yang masih bisa kita syukuri
karena setiap kali bersyukur, setiap kali pula akan datang nikmat lainnya.
Jadi, daripada kita memikirkan yang tak ada lebih baik kita memikirkan potensi
yang ada. Demikian pula, carilah kejadian masa lalu yang membuat kita sadar
bahwa kita pernah berbuat sesuatu atau mungkin kita pernah mengalami situasi
sulit yang berhasil kita atasi. Ketiga, baca potensi diri. Segera lacak, gali,
dan eksplorasi potensi sukses yang ada pada diri kita. Misalnya dengan bertanya
kepada ibu, bapak, suami, istri, atau teman dekat. Karena bisa jadi sangat
banyak potensi yang kita miliki tanpa kita sadari, sehingga tidak berhasil kita
gali.
Keempat,
paculah diri kita untuk terus belajar dari orang-orang sukses. Salah satu
caranya dapat kita lakukan dengan bertemu atau membaca buku biografi tentang
orang-orang sukses. Mengapa? Karena biasanya, jika kita mendengar kisah dari
orang-orang yang sukses maka akan tumbuh semangat. Semakin banyak input dari
kisah orang-orang yang berhasil bangkit dari keterpurukan, insya Allah, akan
bangkit inspirasi kita.
Kelima,
carilah lingkungan yang bisa memotivasi kita untuk sukses. Kita harus mulai
senang bergaul dengan orang-orang yang mempunyai kemampuan untuk bangkit. Sebab
bergaul dengan orang-orang yang percaya diri akan berbeda dibandingkan bergaul
dengan orang-orang yang gagal. Sebab bergaul dengan orang-orang yang percaya
diri, insya Allah, semangatnya akan menular kepada diri kita. Jadi, "salah
dalam memilih teman, salah dalam memilih pergaulan, sama dengan salah dalam
memompa kemampuan kita."
Keenam,
mulailah berani untuk berbuat dan mengarungi resiko. Do it now! Lakukan
sekarang juga dengan keberanian yang telah kita miliki. Karena, setiap kali
kita bertambah pengalaman, insya Allah, akan bertambah pula rasa percaya diri.
Ketika
mencoba sesuatu kita harus siap dengan hasil yang sesuai atau tidak sesuai
dengan keinginan. Kalau hasilnya tidak sesuai dengan keinginan, bisa jadi
itulah yang terbaik menurut Allah Azza wa Jalla. Tidak harus semuanya sesuai
keinginan. Sebab yang harus itu adalah berani berbuat sesuatu sepanjang masih
dalam kebaikan. Yang disebut gagal itu jika niatnya jelek, ikhtiarnya tidak
maksimal atau sama sekali tidak mau ikhtiar. Kalau kita sudah mencoba, maka
niatnya saja sudah menjadi amal. Orang yang gagal adalah orang yang tak pernah
berani mencoba. Bukankah menaiki anak tangga kelima puluh harus diawali dengan
tangga pertama?
Ketujuh,
bertawakal. Sesudah perhitungan kita matang, selanjutnya kepercayaan diri akan
bertambah dengan memperkokoh ibadah dan doa kita, karena doa dan ibadah dapat
mengundang pertolongan Allah. Semakin kokoh ibadah kita, shalat kita, makin
kuat doa-doa kita, dan keyakinan kita dengan pertolongan Allah, maka akan makin
mengundang pertolongan Allah. Dan itu bisa meningkatkan percaya diri.
Demikianlah wahai saudaraku, sedikit kiat sederhana dalam menumbuhkan rasa
percaya diri. Yakinlah, Allah tak akan menyia-nyiakan amal yang kita lakukan.
Tidak usah panik menghadapi hidup yang serba ruwet dan sempit ini. Anggaplah
sebagai ladang dari Allah untuk membangkitkan kemampuan kita. Kelapangan kadang
tak menjadikan orang kreatif, tapi kesulitan seringkali menjadikan kita orang
kreatif. Wallahu a'lam bishshawaab.*** (am)
Reerens
lain:
Pengertian
Percaya Diri, Manfaat Percaya Diri & Contoh
By R
Adinda
Pada
dasarnya setiap orang memiliki kemampuan atau kompetensi di dalam dirinya.
Namun tidak semua bisa menggunakan kemampuan yang dimiliki bahkan ada beberapa
orang yang merasa tidak percaya dengan kemampuannya.
Seperti
seseorang yang memiliki kemampuan untuk memimpin sebuah tim dan suatu ketika ia
ditunjuk menjadi seorang pemimpin, tetapi merasa dirinya belum mampu sehingga
muncul rasa kurang percaya diri atau minder.
Jika
dalam hidup terjadi penurunan dalam rasa percaya diri dan terjadi secara terus
menerus maka bisa membuat kehidupan seseorang berjalan di tempat atau tidak ada
pergerakan yang mengarah pada kemajuan dalam kehidupannya. Oleh karena itu,
ketika rasa percaya diri sedang berkurang maka penting bagi setiap orang
mengetahui kiat-kiat meningkatkan rasa percaya diri.
Kepercayaan
diri merupakan sifat yang dimiliki oleh seseorang dengan rasa percaya dan yakin
terhadap kemampuan yang di dalam dirinya. Sehingga semua rencana dalam hidup
bisa direncanakan dengan baik.
Orang
memiliki rasa percaya diri juga bisa dikatakan sebagai seseorang yang tahu
tentang kemampuan dirinya dan bisa menggunakan kemampuannya untuk melakukan
suatu hal. Orang yang percaya diri hanya mau mendengar perkataan orang lain
yang berupa masukan yang bisa membuat dirinya menjadi lebih baik lagi.
Dengan
demikian, rasa percaya diri yang dimiliki oleh setiap orang mempunyai manfaat
yaitu supaya bisa menjalani kehidupan dengan penuh keyakinan. Kehidupan yang
penuh dengan keyakinan akan dipenuhi juga dengan hal-hal yang positif dalam
menjalani kehidupan sehari-hari.
Penting
bagi kita untuk selalu melakukan hal-hal yang positif karena selain dapat
meningkatkan rasa percaya diri, kehidupan yang positif bisa membuat kesehatan
fisik dan mental terjaga.
Pengertian
Rasa Percaya Diri
Rasa
percaya diri adalah seseorang yang mampu berpikir positif dan percaya bahwa
kemampuan yang dimiliki mempunyai kualitas dan bisa bermanfaat bagi diri
sendiri, orang lain, dan lingkungan. Seseorang yang percaya diri tidak akan
beranggapan bahwa dirinya merupakan sebuah penghalang atau hambatan untuk
melakukan suatu hal.
Rasa
percaya diri bukan terbentuk dari sejak lahir atau keturunan. Rasa percaya diri
terbentuk oleh proses sosialisasi yang telah dijalani selama perjalanan
hidupnya. Dengan kata lain, rasa percaya diri terbentuk dari berbagai macam
pengalaman yang terjadi pada saat berinteraksi sosial baik dengan lingkungan
yang baru ataupun dengan lingkungan yang lama.
Interaksi
sosial ini bisa dilakukan mulai dari lingkungan keluarga karena keluarga
biasanya merupakan lingkungan terdekat yang dimiliki oleh seseorang. Di dalam
sebuah keluarga seorang anak bisa memperoleh pendidikan yang akan bermanfaat
bagi kehidupannya di masa depan.
Adapun
pendidikan yang dimaksud, seperti pendidikan moral, pendidikan keterampilan,
dan pendidikan etika. Semua pendidikan itu bisa diterapkan di kehidupan
sehari-hari dan akan terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman.
Dengan
demikian, untuk melatih dan membangun rasa percaya diri bisa dimulai dari
lingkungan keluarga. Rasa percaya diri bisa dikatakan sebagai sebuah perasaan
yang berupa rasa percaya dan yakin terhadap diri sendiri yang bisa membuat
bahagia.
Bukan
hanya itu, dengan rasa percaya diri juga setiap individu bisa melatih dirinya
untuk tetap bersyukur dengan apa yang dimilikinya saat ini seperti yang dibahas
pada buku Cara
Mudah Tampil Percaya Diri dibawah ini.
Faktor-Faktor
Percaya Diri
Seperti
yang sudah dibahas sebelumnya jika percaya diri tidak datang hadir sejak saat
lahir, tetapi terbentuk oleh pengalaman-pengalaman yang dijalani selama masa
hidupnya. Adapun faktor-faktor yang bisa memunculkan rasa percaya diri, terdiri
dari, keadaan fisik, tingkat pendidikan, kualitas hubungan dalam keluarga,
interaksi sosial, dan jenis kelamin. Kelima faktor itu akan dijelaskan lebih
lengkap sebagai berikut.
1.
Keadaan Fisik
Pada
dasarnya, tidak ada kondisi fisik yang sempurna yang dimiliki oleh seseorang,
tetapi dalam beberapa kasus ada beberapa orang yang memiliki kondisi fisik
mendekati sempurna. Kondisi fisik yang mendekati sempurna bisa menambah rasa
percaya diri.
Kondisi
fisik yang dimaksud yakni wajah (ganteng atau cantik), tinggi badan (normal
atau di bawah normal), berat badan (kurus, norma, atau gemuk), dan bentuk tubuh
yang ideal.
Sementara
itu, jika seseorang mempunyai kondisi fisik yang kurang ideal maka akan muncul
rasa malu atau minder bahkan rasa takut dalam melakukan interaksi sosial.
Namun,
bagi kamu yang tidak memiliki kondisi fisik yang mendekati sempurna jangan
khawatir dan minder karena setiap manusia yang diciptakan pasti mempunyai
kekurangan dan kelebihan. Tetap bersyukur adalah salah satu cara untuk
menghilangkan rasa minder dan khawatir itu.
2.
Tingkat Pendidikan
Setiap
orang tua pasti menginginkan anaknya untuk bisa melanjutkan pendidikan ke
tingkat yang lebih tinggi karena mereka (orang tua) beranggapan bahwa semakin
tinggi tingkat pendidikan seorang anak maka anak itu lebih dipandang oleh orang
lain.
Apalagi
jika kedua orang tua mempunyai tingkat pendidikan yang tinggi juga maka mereka
akan berusaha dan bekerja keras semaksimal mungkin supaya anaknya bisa
menyelesaikan tingkat pendidikan yang tinggi.
Setelah
menyelesaikan setiap tingkat pendidikan tinggi maka seseorang akan diberikan
gelar. Adanya gelar yang disematkan pada seseorang maka rasa percaya diri pada
orang tersebut akan bertambah. Bertambahnya rasa percaya diri akan memengaruhi
kehidupannya di kemudian hari.
Dengan
demikian, semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang maka bisa menambah rasa
percaya di dalam dirinya. Namun, dalam beberapa kasus, tingkat pendidikan
tinggi bisa menurunkan rasa percaya diri.
Misalnya,
setelah menyelesaikan tingkat pendidikan tinggi, tetapi orang tersebut belum
juga mendapatkan pekerjaan sehingga merasa ilmu yang didapatkan tidak berguna.
Oleh
sebab itu, agar kemampuan yang kita miliki dapat dikenali orang lain, kita
sendiri tidak boleh meragukannya dan menanamkan nilai kepercayaan diri tersebut
di dalam diri kita. Pelajari caranya melalui buku Percaya Diri Harga Mati.
3.
Kualitas Hubungan dalam Keluarga
Sebuah
keluarga yang harmonis akan memunculkan rasa kasih sayang pada setiap anggota
keluarga khususnya anak. Kasih sayang ini sangat diperlukan bagi seorang anak
karena memiliki perjalanan hidup yang masih panjang.
Kasih
sayang yang baik dalam sebuah keluarga bisa memberikan pengalaman yang baik
juga untuk anak. Semakin banyak pengalaman baik yang didapatkan dari sebuah
keluarga maka rasa percaya diri seorang anak akan bertambah.
Namun,
jika hubungan dalam sebuah keluarga tidak berjalan dengan harmonis maka bisa
terjadi kekerasan pada seorang anak. Kekerasan ini bisa menghasilkan pengalaman
buruk. Pengalaman buruk ini sangat tidak baik bagi seorang anak karena akan
memunculkan rasa takut dan bisa mengurangi rasa percaya diri ketika melakukan
interaksi sosial.
Kualitas
hubungan keluarga bisa dikatakan sebagai salah satu faktor penting supaya rasa
percaya diri pada seorang anak bisa terjaga bahkan akan lebih bagus jika rasa
percaya diri itu meningkat.
4.
Interaksi Sosial
Interaksi
sosial merupakan salah satu faktor yang bisa memunculkan rasa percaya diri.
Interaksi sosial itu sendiri bisa diartikan sebagai sebuah komunikasi yang
dilakukan dengan orang lain.
Interaksi
sosial yang baik adalah interaksi yang dilakukan dengan bantuan dukungan sosial
karen dengan bantuan dukungan sosial maka rasa percaya diri seseorang akan
meningkat. Dukungan sosial bisa berasal dari orang-orang terdekat, seperti
keluarga, teman, saudara, dan lain-lain.
Sedangkan
di sisi lain, interaksi sosial yang tidak dibarengi dengan dukungan sosial maka
bisa membuat rasa percaya diri menjadi menurun sehingga akan timbul rasa
minder, dan takut ketika melakukan interaksi sosial.
Dengan
demikian, penting untuk kita melakukan interaksi sosial yang dibarengi dengan
dukungan sosial supaya rasa percaya diri yang dimiliki tidak berkurang dan
cenderung bertambah.
Manfaat
Percaya Diri
Seperti
yang kita ketahui bahwa percaya diri sangatlah penting untuk dimiliki karena
dengan bisa mengurangi rasa minder dan takut ketika melakukan suatu hal atau
ketika berinteraksi dengan orang lain. Adapun manfaat-manfaat lain yang bisa
diperoleh dari rasa percaya diri. Simak manfaat-manfaat percaya diri sebagai
berikut.
1.
Percaya diri bisa mengendalikan berbagai hal
Seseorang
yang memiliki rasa percaya diri yang semakin meningkat maka orang tersebut bisa
menyelesaikan berbagai macam hal dengan kemampuan membaca atau melihat sesuatu
dengan jernih sehingga masalah akan terselesaikan dan mencapai sebuah
keberhasilan.
Setiap
kemampuan yang dimiliki oleh seseorang pasti bisa digunakan untuk menyelesaikan
suatu masalah. Namun, jika ada seseorang yang belum bisa melihat kemampuan yang
ada di dalam dirinya maka suatu masalah tidak bisa diselesaikan sehingga tujuan
dari orang tersebut belum tercapai.
2.
Percaya diri bisa membuat hidup lebih menyenangkan
Hidup
yang dijalani akan terasa menyenangkan dan nyaman jika kita mempunyai rasa
percaya diri. Hal ini dikarenakan rasa percaya diri mengajarkan diri sendiri
untuk tidak perlu membandingkan apa yang kita miliki dengan orang lain dan
lebih mengutamakan untuk berlatih bersyukur dengan apa yang kita punya.
Rasa
bersyukur juga bisa membuat diri sendiri atau lingkungan disekitarnya lebih
bisa dinikmati dengan rasa bahagia. Dengan kata lain, percaya diri bisa
bermanfaat untuk membuat hidup lebih hidup.
3.
Percaya diri membuat diri sendiri menjadi lebih yakin
Manfaat
berikutnya ialah rasa percaya diri bisa membuat diri sendiri lebih yakin, baik
itu yakin terhadap kemampuan yang ada di dalam diri atau yakin mampu
menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. Rasa yakin yang digunakan dengan
maksimal bisa memudahkan seseorang yang memiliki rasa percaya diri mencapai
tujuan dan keberhasilannya.
4.
Percaya diri bisa meningkatkan kemampuan belajar
Semua
pengalaman hidup yang dimiliki oleh seseorang yang percaya diri diibaratkan
seperti sekolah. Maksudnya, seseorang yang percaya diri akan terus belajar
seputar menjalani hidup melalui proses pembentukan dan teladan.
Dengan
kata lain, ia bisa berkembang ke arah yang lebih baik dan dapat mengevaluasi
semua pengalamannya sehingga mendapatkan pelajaran yang bisa berguna di
kemudian hari.
Banyak
ahli juga menilai, bahwa percaya diri menjadi faktor penting yang dapat
menimbulkan perbedaan besar antara sukses dan gagal di berbagai hal. Oleh sebab
itu, agar dapat meningkatkan peluang kesuksesan, Grameds harus memiliki rasa
percaya diri seperti halnya yang dapat dipealjari meallui buku Percaya
Diri Modal Berprestasi.
5.
Percaya diri bisa membuat diri sendiri memiliki mental yang kuat
Mental
yang kuat akan dimiliki oleh seseorang yang percaya diri sehingga ia akan lebih
tahan terhadap berbagai tekanan atau hambatan yang sedang dialami.
Seorang
yang percaya diri juga akan mampu menghadapi berbagai macam situasi, baik itu
situasi yang menyangkut masalah pribadi, sosial, bisnis dan lain-lain. Hal ini
dikarenakan ia mempunyai cara berpikir dan mental yang kuat.
Contoh
Sikap Percaya Diri
Berikut
ini adalah beberapa contoh sikap percaya diri:
1.
Tertuju pada pemecahan masalah
Pada
dasarnya, setiap permasalahan merupakan hambatan untuk mencapai keberhasilan.
Seseorang yang tidak memiliki rasa percaya diri ketika sedang berada dalam
kondisi seperti itu akan berpikir negatif atau berpikiran tentang kegagalan
karena tidak menyelesaikan masalah tersebut.
Namun,
seseorang yang mempunyai sikap rasa percaya diri akan berpikir sebaliknya.
Maksudnya, ia akan berpikir positif untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan
cara mencari solusi atau jalan keluar.
2.
Menggunakan bahasa positif
Sikap
percaya diri berikutnya adalah penggunaan bahasa yang positif saat berinteraksi
dengan orang lain. Bahasa yang positif bisa dikatakan sebagai bahasa yang
memiliki unsur-unsur kesopanan dan membangun sehingga ketika memakai bahasa
yang positif interaksi dengan orang lain akan lebih erat dan bisa membangun
perilaku yang positif, baik itu untuk diri sendiri atau orang lain.
3.
Menggunakan bahasa tubuh yang positif
Bahasa
tubuh sangat diperhatikan ketika berkomunikasi dengan orang lain. Bahasa tubuh
yang positif akan membuat lawan bicara merasa nyaman dan senang. Namun, jika
bahasa tubuh berkomunikasi dengan orang lain menunjukkan bahasa tubuh yang
negatif maka bisa memunculkan rasa kecewa pada lawan bicara.
Bahasa
tubuh yang positif ini berasal dari pola pikir yang positif. Oleh karena
itu, seorang yang punya rasa percaya diri akan berusaha untuk menjaga pola
pikirnya tetap positif agar tidak menggunakan bahasa tubuh yang negatif ketika
berinteraksi dengan orang lain.
4.
Introspeksi diri
Sikap
perilaku percaya diri bukan hanya berhubungan dengan orang lain. Dengan kata
lain, sikap perilaku percaya diri juga bisa berkaitan dengan diri sendiri,
seperti introspeksi diri.
Introspeksi
diri ini berupa cara seseorang untuk menyadari kekurangan yang dimilikinya.
Dengan mengetahui kekurangan yang ada di dalam diri maka kita bisa
mengembangkan kekurangan itu menjadi sebuah kelebihan sehingga akan muncul rasa
percaya diri dalam diri sendiri.
Cara
Meningkatkan Rasa Percaya Diri
Bagi
beberapa orang belum tahu bagaimana cara meningkatkan rasa percaya diri supaya
tidak minder dan takut ketika melakukan suatu hal atau saat berkomunikasi
dengan orang lain. Simak cara meningkatkan rasa percaya diri sebagai berikut.
1.
Bergaul dengan orang-orang yang memiliki rasa percaya diri
Lingkungan
bisa membentuk suatu kepercayaan diri pada seseorang sehingga lingkungan bisa
dikatakan sebagai salah satu aspek penting dalam pembentukan rasa percaya diri.
Jika kita berbaur dengan orang-orang yang mempunyai rasa percaya diri maka rasa
percaya diri yang ada di dalam diri akan meningkat.
2.
Membuang rasa takut
Musuh
alami percaya diri adalah rasa takut yang ada di dalam diri sendiri. Rasa takut
pada seseorang bisa membuat dirinya tidak berani melakukan interaksi dengan
orang lain dan tidak berani melakukan suatu hal yang susah karena takut gagal.
3.
Objektif menilai diri sendiri
Seseorang
harus jujur dalam menilai diri sendiri karena penilaian yang jujur akan membuat
diri sendiri tahu akan batas kemampuannya. Maksudnya, setiap orang mempunyai
keahliannya masing-masing sehingga diri tidak semua hal bisa dikerjakan dengan
maksimal.
Pada
buku Rahasia Menjadi Pribadi Memikat, Berpengaruh dan Percaya Diri, Grameds
dapat belajar bagaimana cara mengurai dan mengupas secara tuntas kepibadian
yang akmu miliki agar dapat menjadi pribadi yang lebih percaya diri.
4.
Membiasakan diri berpikir positif
Berpikir
positif akan menghasilkan energi positif di dalam diri. Dengan energi positif
inilah rasa percaya diri seseorang bisa semakin bertambah sehingga akan muncul
rasa senang dan berani dalam melakukan suatu hal khususnya saat melakukan
interaksi sosial.
5.
Melakukan pola hidup yang sehat
Seperti
yang sudah kita ketahui bahwa pola hidup yang sehat akan berdampak baik bagi
kesehatan fisik ataupun kesehatan mental seseorang. Bukan hanya itu, pola hidup
yang sehat bisa juga meningkatkan rasa percaya diri pada seseorang.
Kesimpulan
Percaya
diri bisa diartikan seperti sebuah sikap atau perilaku yang lahir dari
tanggapan atau penerimaan yang positif. Dengan kata lain, rasa percaya diri itu
merupakan hal-hal yang positif yang bisa bermanfaat untuk kehidupan diri
sendiri di kemudian hari.
Setiap
orang perlu memiliki rasa percaya diri di dalam dirinya supaya akan selalu
merasa kalau dirinya mempunyai kompetensi yang bisa digunakan untuk melakukan
sesuatu di dalam hidupnya.
Seorang
yang percaya diri selalu mempunyai keberanian untuk menjalani hidupnya. Ia akan
berusaha untuk selalu menunjukkan kemampuannya dengan prestasi yang dicapainya.
Hal terpenting adalah seorang yang percaya diri selalu bisa menghadapi dan
menyelesaikan masalah sesulit apapun.
Sumber:
https://www.gramedia.com/best-seller/percaya-diri/
Comments
Post a Comment