Adab Bertetangga
Manusia adalah makhluk sosial. Mereka memiliki kebutuhan, kemampuan serta kebiasaan untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan manusia yang lain. Hal ini merupakan fitrah mereka sejak hadir di dunia; saling membutuhkan dan tolong menolong untuk mencapai tujuan-tujuannya dalam kehidupan. Bagi seorang muslim, seluruh tujuan dalam kehidupannya bermuara kepada tujuan ubudiyyah– penghambaan kepada Allah Ta’ala. Oleh karena itu seluruh komunikasi dan interaksi mereka dengan segala apa yang ada di luar dirinya selalu dibingkai dengan taujihat (arahan-arahan) dan irsyadat (bimbingan-bimbingan) rabbaniyah. وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” (QS. Al-Maidah: 2) Salah satu bentuk mu’amalah insaniyah (hubungan kemanusiaan) yang dialami ma...