Posts

Kaidah Dakwah ke-4: Seorang Da’i harus sampai pada tingkatan penyampaian yang optimal dan selalu berusaha memberikan penyampaian yang menyentuh (balagh)

DA'I ADALAH MUBALIG ANDAL Berdakwah tidak jauh berbeda dengan mempromosikan suatu barang. Kita yakin si pemilik barang akan menggunakan sarana, gaya dan pendekatan yang paling optimal dan yang paling luas pengaruhnya demi memenuhi kepuasan publik dengan barangnya. Bahkan jalan yang ditempuh untuk mengefektifkan promosinya digunakan komentar, gambar dan hadiah serta sarana-sarana lainnya. Dan Allah telah menjadikan penyampaian yang menyentuh (balagh) sebagai misi para Rasul dan Nabinya فَهَلْ عَلَى الرُّسُلِ إِلَّا الْبَلَاغُ الْمُبِينُ(35) maka tidak ada kewajiban atas para rasul, selain dari menyampaikan (amanat Allah) dengan terang. (QS. An-nahl : 35) Allah mensifati  البلاغ (penyampaian) dengan  المبين   (terang) Juga Allah berfirman : الَّذِينَ يُبَلِّغُونَ رِسَالَاتِ اللَّهِ وَيَخْشَوْنَهُ وَلَا يَخْشَوْنَ أَحَدًا إِلَّا اللَّهَ وَكَفَى بِاللَّهِ حَسِيبًا(39َ (yaitu) orang-orang yang menyampaikan risalah-risalah Allah, mereka takut kepada-...

Kaidah Dakwah ke-3: Pahala diberikan karena dakwahnya tidak tergantung dengan penerimaannya

PAHALA DIPEROLEH KARENA BERDAKWAH Kaidah tersebut menjawab kesalah kaprahan anggapan banyak orang, bahwa pahala bergantung dengan hasil duniawi yang kasat mata. Bila seperti itu, maka kebanyakan para Nabi tervonis gagal dalam dakwahnya, sebutan yang tidak pantas bagi para nabi Allah. Meskipun Nabi Nuh sangat sedikit pengikutnya dari kalangan orang-orang beriman, tetapi Ia telah mendakwahkan kaumnya dan menetap bersama mereka 950 tahun lamanya. Sebagaimana firman Allah : وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَى قَوْمِهِ فَلَبِثَ فِيهِمْ أَلْفَ سَنَةٍ إِلَّا خَمْسِينَ عَامًا فَأَخَذَهُمُ الطُّوفَانُ وَهُمْ ظَالِمُونَ Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Maka mereka ditimpa banjir besar, dan mereka adalah orang-orang yang zalim. (QS. Al-Ankabut : 14)       Zahir ayat tersebut – menurut Ibnu katsir – menerangkan bahwasanya nabi Nuh tinggal bersama kaumnya dan se...

Kaidah Dakwah ke-2: Seseorang mendapat hidayah Allah melalui engkau, maka hal itu lebih baik bagimu dari seekor unta merah

لأن يهدي الله بك رجلاً واحداً خير لك من حُمُر النَّعم Seseorang mendapat hidayah Allah melalui engkau, maka hal itu lebih baik bagimu dari seekor unta merah.  Itulah yang pernah disampaikan oleh Rasulullah SAW kepada Ali bin Abi Thalib RA ketika beliau menyerahkan bendera kepadanya pada saat perang Khaibar. Kemudian Ali berkata : ، فقال عليُّ : علام أقاتل الناس، نقاتلهم حتى يكونوا مثلنا “Atas dasar apa kita memerangi manusia, kita memeranginya sampai mereka  seperti kita ?”. ؟ فقال: " على رسلك حتى تنزل بساحتهم ثم ادعهم إلى الإسلام، وأخبرهم بما يجب عليهم، فوالله لأن يهدي الله بك رجلاً واحداً خير لك من حُمُر النَّعم" ( [1] ) . Rasul bersabda : Sabar, sampai engkau memasuki wilayah mereka, lalu dakwahkan mereka kepada Islam, dan sampaikan kepada mereka kewajiban-kewajibannya, maka demi Allah seseorang mendapatkan hidayah melalui engkau, hal itu lebih baik bagimu dari pada seekor unta merah”. وذلك لأن هدي الله هو الهدى، وأنه ليس بعد الهدى إلا الضلال، وعندما ...