Kaidah Dakwah ke-4: Seorang Da’i harus sampai pada tingkatan penyampaian yang optimal dan selalu berusaha memberikan penyampaian yang menyentuh (balagh)
DA'I ADALAH MUBALIG ANDAL Berdakwah tidak jauh berbeda dengan mempromosikan suatu barang. Kita yakin si pemilik barang akan menggunakan sarana, gaya dan pendekatan yang paling optimal dan yang paling luas pengaruhnya demi memenuhi kepuasan publik dengan barangnya. Bahkan jalan yang ditempuh untuk mengefektifkan promosinya digunakan komentar, gambar dan hadiah serta sarana-sarana lainnya. Dan Allah telah menjadikan penyampaian yang menyentuh (balagh) sebagai misi para Rasul dan Nabinya فَهَلْ عَلَى الرُّسُلِ إِلَّا الْبَلَاغُ الْمُبِينُ(35) maka tidak ada kewajiban atas para rasul, selain dari menyampaikan (amanat Allah) dengan terang. (QS. An-nahl : 35) Allah mensifati البلاغ (penyampaian) dengan المبين (terang) Juga Allah berfirman : الَّذِينَ يُبَلِّغُونَ رِسَالَاتِ اللَّهِ وَيَخْشَوْنَهُ وَلَا يَخْشَوْنَ أَحَدًا إِلَّا اللَّهَ وَكَفَى بِاللَّهِ حَسِيبًا(39َ (yaitu) orang-orang yang menyampaikan risalah-risalah Allah, mereka takut kepada-...